PPW Night Perwil Jakarta Pusat: Menghidupi “The Heart of Worship” dalam Doa bagi Bangsa

PPW Night Perwil Jakarta Pusat: Menghidupi “The Heart of Worship” dalam Doa bagi Bangsa

Jakarta Pusat — Perwil Jakarta Pusat mengadakan Pray Praise Worship (PPW) Night pada Senin, 16 Maret 2026, bertempat di GBI Yerusalem, yang berlokasi di Jl. Gunung Sahari 7A No. 11, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi momen persekutuan rohani bagi para gembala dan pejabat gereja di wilayah Jakarta Pusat untuk bersama-sama memuji Tuhan serta menaikkan doa bagi gereja dan bangsa.

Acara diawali dengan pujian dan penyembahan yang membawa para peserta masuk dalam suasana ibadah yang penuh khidmat. Firman Tuhan kemudian disampaikan oleh Ketua Perwil Jakarta Pusat, Pdt Dr. I Nengah Y. Sardjana dengan tema “The Heart of Worship”, yang diambil dari Injil Yohanes 4:23–24.

Dalam pesannya, Pdt. Nengah menekankan bahwa penyembahan sejati tidak hanya berbicara tentang aktivitas ibadah, tetapi terutama tentang sikap hati yang tulus di hadapan Tuhan. Mengacu pada ayat tersebut, ia mengingatkan bahwa Tuhan mencari penyembah-penyembah yang menyembah dalam roh dan kebenaran, yakni mereka yang datang dengan hati yang murni, hidup yang benar, dan kerinduan untuk memuliakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan.

Kegiatan PPW Night ini dihadiri oleh para gembala dan pejabat Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang berada di wilayah Jakarta Pusat. Kehadiran para pemimpin gereja tersebut mencerminkan kesatuan hati dalam membangun kehidupan doa serta memperkuat pelayanan gereja di wilayah tersebut.

Selain pujian dan penyembahan, persekutuan ini juga diisi dengan doa syafaat bagi berbagai pokok penting. Jemaat bersama-sama menaikkan doa untuk Bangsa Indonesia, Kota Jakarta, serta bagi pelayanan gereja, termasuk Sinode GBI/DPP, Badan Pengurus Daerah (BPD), dan Perwil Jakarta Pusat. Doa juga dipanjatkan secara khusus bagi generasi muda, agar mereka menjadi generasi yang takut akan Tuhan dan siap dipakai dalam pekerjaan-Nya di masa depan.

Melalui kegiatan Pray Praise Worship Night ini, diharapkan tercipta kesatuan hati di antara para pemimpin gereja dalam doa dan penyembahan, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus melayani Tuhan dan membawa dampak positif bagi gereja, masyarakat, serta bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *