SEMINAR KELUARGA BPD GBI DKI JAKARTA
Jakarta, 15 Juli 2025 – Dalam upaya membangun ketahanan keluarga dan memberikan respons atas meningkatnya kasus bunuh diri dan kekerasan dalam rumah tangga, Bidang Keluarga BPD GBI DKI Jakarta menyelenggarakan Seminar Keluarga bertema “Menjadi Suara Kehidupan”. Acara ini berlangsung pada hari Selasa, 15 Juli 2025, bertempat di GBI Petamburan, Jakarta Pusat.
Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai fenomena kematian tidak wajar yang marak terjadi di masyarakat. Dengan menghadirkan pendekatan spiritual, psikologis, dan sosial, acara ini ingin mengajak umat percaya untuk bersikap bijak, peduli, dan menjadi agen pemulih di tengah situasi kehidupan modern yang penuh tekanan.
Narasumber Kompeten dan Materi Mendalam
Seminar menghadirkan narasumber utama, Irjen. Pol. Dr. Drs. Yehu Wangsajaya, M.Kom, seorang profesional yang memiliki latar belakang akademik dan pelayanan yang luas. Dalam penyampaiannya, beliau memaparkan empat aspek penting yang menjadi sorotan utama dalam menghadapi tantangan zaman:
1. Disrupsi Teknologi dan Perubahan Sosial-Global
Revolusi industri 4.0 dan transisi menuju era 5.0 telah membawa perubahan besar dalam seluruh aspek kehidupan. Teknologi seperti Internet of Things, kecerdasan buatan (AI), cloud computing, dan blockchain memicu transformasi sosial, ekonomi, dan spiritual secara drastis, baik bagi generasi tua maupun muda.
2. Dampak Sosial Negatif: Privasi, Isolasi, hingga Krisis Nilai
Di balik kemajuan, hadir tantangan serius:
- Tergerusnya privasi dan keamanan data,
- Menurunnya interaksi sosial secara langsung,
- Otomatisasi yang mengurangi peran tenaga kerja manusia,
- Tekanan mental akibat penggunaan media digital yang berlebihan,
- Kesenjangan digital yang memperparah ketidakadilan sosial.
3. Fenomena VUCA dan BANI dalam Kehidupan Modern
Kehidupan masa kini diwarnai dengan:
- VUCA: Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity
- BANI: Brittle, Anxious, Non-Linear, Incomprehensible
Fenomena ini berdampak nyata pada meningkatnya konflik keluarga, kasus bunuh diri, serta kebutuhan akan pelayanan konseling dan kesehatan mental.
4. Strategi Menghadapi Masa Depan
Solusi yang ditawarkan mencakup:
- Literasi digital dan emosional,
- Empati dan fleksibilitas dalam relasi sosial,
- Peningkatan kecerdasan spiritual (SQ) sebagai fondasi moral dan kekuatan batin,
- Peran aktif gereja sebagai pusat edukasi, pelayanan konseling, dan komunitas pemulihan.
Gereja Harus Menjadi Suara Kehidupan
Seminar ini ditutup dengan ajakan kuat agar gereja dan setiap keluarga Kristen terus menjadi suara kehidupan — menghadirkan terang Kristus, harapan, dan kasih dalam dunia yang kian gelap dan kehilangan arah. Melalui empati, pemahaman yang bijak, dan kasih ilahi, setiap pribadi diundang untuk menjadi penolong dan penyembuh bagi sesamanya.
Dengan pendekatan holistik yang disampaikan dalam seminar ini, BPD GBI DKI Jakarta berharap gereja-gereja lokal dapat semakin siap menjawab tantangan zaman, khususnya dalam memperkuat kehidupan keluarga yang sehat secara mental, emosional, dan spiritual.




Seminar yang sangat membangun sekali.
Tuhan Yesus Memberkati.